Proyek Mesjid Agung, Pembangunan yang Tanggung

Dedi Mawardi, Ketua Pembangunan Mesjid Agung Al Muwahidin Kota Bima. FOTO: www.visioner.co.id/GOOGLE

Pembongkaran Mesjid Raya Al Muwahidin Bima yang dilakukan tahun 2000 lalu, hingga kini belum selesai juga dituntaskan proses pembangunannya. 17 tahun silam, pembongkaran mesjid kebanggaan masyarakat kota ini dilakukan pada masa era kepemimpinan Bupati Bima H. Zainul Arifin (Abuya). Umur pembongkaran yang lebih tua dari kehadiran Kota Bima ini pun kian mendapat sorotan publik.

KOTA BIMA – Keinginan masyarakat Kota Bima ingin menyaksikan penuntasan mesjid kebanggaan mereka, Mesjid Agung Al Muwahidin Bima kian didengungkan. Berkali-kali, Mahasiswa STISIP Mbojo - Bima yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Lembaga Dakwah Kampus (LDK) menggela aksi di depan Kantor Walikota Bima dan DPRD Kota Bima.

Pada sejumlah tuntutan aksi mereka, massa menyatakan sikap penolakan pembangunan Masjid Terapung Amahami, sebelum Masjid Agung Al Muhahiddin Bima diselesaikan.

Koordinator Aksi Arif Rahman menyatakan, Masjid Terapung tidak penting untuk dibangun. Karena kondisi Masjid Agung sekarang masih terlantar dan butuh perhatian dari pemerintah.

"Alihkan saja anggaran belasan miliar anggaran Masjid Terapung Amahami itu untuk Masjid Agung. Selesaikan yang dulu kalau mau bangun yang baru," pinta LDK STISIP Mbojo Bima.

Tak hanya LDK, di acara tabligh akbar, Senin, 30 Januari bulan lalu, di Masjid Agung Al Muwahidin Bima,. Satu persatu tokoh Islam nasional yang hadir membakar semangat umat Islam Bima untuk kembali mempererat tali persaudaraan dan persatuan.

Ustad Bachtiar Natsir saat menyampaikan ceramahnya mengajak seluruh umat Islam Bima untuk bahu-membahu menuntaskan pembangunan Masjid Raya Al Muwahidin Bima.

Pesan ini disampaikan Ustad Bachtiar dipenghujung ceramahnya. Beliau melihat langsung kondisi Masjid Raya dari lantai dua tempat berdiri masih banyak yang perlu dibenahi.

Karenanya, kepada semua peserta tabligh akbar beliau mengajak untuk menggalakkan infak dan sedekah demi menuntaskan pembangunan Masjid Raya. Sebab dengan infak dan sedekah menurutnya, bukan hanya masjid yang bisa dibangun, tetapi semua masyarakat Kota Bima mampu disejahterakan.

Lebih lanjut lagi sebelumnya, salah seorang Lurah di Kota Bima mengusulkan dalam akun Facebook pribadinya untuk menghimbau dan meminta saran Netizen lainnya atas usulan sumbangan Rp20 ribu per ASN yang ada.

“Ada usulan. Bagaimana kalau untuk membantu pembiayaan masjid Agung Al-Muwahiddin Bima. Masyarakat diharapkan ikut berpartisipasi. Masyarakat Bima terutama PNS se kota dan Se kabupaten Bima di potong gajinya minimal sebesar 20 rb per bulan,” tulis A. Faruk, M.Si, Kepala Kelurahan Pane, Kecamatan, Rasanae Barat, Kota Bima, Jum’at (10/2/2017) pagi lalu.

“Bodoh masyarakat jika tdk setuju dgn perihal status ini. Cuma untuk semakin percaya masyarakat tentang niat baik ini alangkah baik seluruh panitia mesjid sampai yayasan dan pelaksana pembangunan sampai tukang tukang dan buruh. .Melakukan sumpah masal di hadapan masy bima agar menjalankan amanah dgn ikhlas tanpa noda tanpa korupsi dll,” tulis pemilik akun Q Asraruddin Pelita menanggapi status Faruk Rangga di kolom kementarnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Pembangunan Mesjid Agung Al Muwahidin Bima, Dedi Mawardi sangat sepakat dengan usul, saran dan sumbangan yang diwacanakan, agar para ASN menyumbang Rp20.000/orang.

“Sumbangan itu sudah pasti akan membantu percepatan kegiatan,” ungkap Dedi kepada Metromini belum lama ini.

Diakuinya, panitia pembangunan saat ini masih menunggu proses pengukuhan oleh pihak Yayasan. Sejauh ini, ditegaskannya, belum ada transaksi administratif demikian pula dengan penyerahan keuangan pembangunan mesjid ini.

“Panitia pembangunan tinggal menunggu dikukuhkan oleh yayasan,,praktis belum ada transaksi administrasi karena kepanitiaan belum definitif,” tutup dia dalam pesan singkatnya. (RED | KAHABA.NET)

Related

Breaking News 7832277431022512303

Post a Comment

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

SPONSOR

join

FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO

Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item