Aparat Siaga Antara Risa dan Dadibou, Perang Terdiam

aparat gabungan dari Polres Bima, Brimob Subden 1 Den A Bima, dan Kodim 1608 Bima, bersiaga di watasan Desa Dadibou, halaman Kantor Bupati Bima, Kecamatan Woha, Senin (6/3/2017). FOTO: Ihsan Iskandar/METROMINI

KABUPATEN BIMA - Sejak Pukul 17.00 WITA, ratusan aparat gabungan dari Polres Bima, Brimob Subden 1 Den A Bima, dan Kodim 1608 Bima, bersiaga di watasan Desa Dadibou, halaman Kantor Bupati Bima, Kecamatan Woha, Senin (6/3/2017).

Tidak seperti hari-hari sebelumnya, jumlah pasukan yang diterjunkan kali ini lebih banyak dari biasanya dan melibatkan seluruh anggota TNI dan Polri yang ada.

Baca: Apel siaga, Upaya Selesaikan Konflik Dadibou vs Risa

Rencananya, sesuai dengan himbauan Wakil Bupati Bima yang meneruskan instruksi Kapolda NTB untuk menuntaskan penanganan konflik Desa Risa dan Dadibou pada apel siaga yang digelar pagi tadi, Aparat kepolisian dan TNI pun sore tadi disiagakan untuk menindak lanjuti instruksi tersebut dan berencana menangkap seluruh warga yang terlibat konflik berikut dengan para provokatornya jika saja konflik masih berlanjut.

Namun ditunggu hingga pukul 21.00 WITA, tak seorang pun warga dari dua desa yang berani melanjutkan aksi saling serang mereka seperti biasanya.

"Hari ini kami masih melakukan upaya persuasive dengan menghimbau warga agar tidak melakukan aksi saling serang," ungkap Kapolres Bima, AKBP Eka Fathurrahman SIK, disela-sela kesibukannya melakukan koordinasi di lapangan.

Rupanya, absennya aksi saling serang warga dua desa sore ini, karena ada upaya serius yang dilakukan aparat kepolisian dan TNI dalam meredam konflik sosial warga yang sudah berlangsung hampir lima bulan ini.

Dirasa kondisi dua desa sudah kondusif, ratusan aparat gabungan pun meninggalkan halaman Kantor Bupati Bima dan bersiaga di Mapolres Bima.

Namun berdasarkan pantauan Metromini di lapangan, tidak seluruh pasukan ditarik dari lokasi penyiagaan. Sejumlah aparat TNI dan Polri tetap disiagakan di watasan dua desa yang bertikai guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. (RED)

Related

Politik dan Hukum 7727544558748281587

Post a Comment

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

SPONSOR

join

FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO

Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item