Komentar Bang Zul Zulkieflimansyah di Facebook, Upayakan Tidak Ada Lagi Joki-joki Kecil

 

Akun Facebook Gubernur NTB Bang Zul Zulkieflimansyah membalas komentaraktivis anak soal Joki cilik yang meninggal, Senin, 14 Maret 2022. (METROmini/Agus Mawardy)

KABUPATEN BIMA - Seorang bocah berusia 6 tahun bernama Muhammad Alfian alias Peci meninggal dunia setelah beberapa hari mengalami kecelakaan. Peci mengalami kecelakaan saat menjadi Juki cilik saat latihan di arena pacuan kuda yang ada di Desa Panda, Minggu, 5 Maret 2022. 

Siswa kelas 1 SD asal Desa Dadibou, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima kini viral dan kasusnya menjadi perhatian Lembaga Perlindungan Anak. Setelah mengalami kecelakaan, Peci menghembuskan nafas terakhirnya pada hari Rabu (9/3/2022) malam.

"Anak saya terjatuh persis di dekat pagar pembatas arena. Dia jatuh ke arah kiri, sehingga terhindar dari tabrakan kuda lain," jelas Abdul Gani, ayah almarhum Peci, dikutip dari kicknews.today, Jum'at (11/3/2022) lalu.

Menurut Gani, setelah kecelakaan anaknya tampak baik-baik saja. Dan karena tak ada biaya maupun perhatian dari para pihak sesaat kecelakaan, Peci pun tak dibawa ke rumah sakit. Peci hanya dirawat oleh orang tuanya di rumah. 

Namun, di hari ketiga, kondisi Peci mulai sakit yang kian parah dan akhirnya meninggal dunia dua.

"Di saat kami ingin membawa ke rumah sakit. Namun, buah hati kami tak tertolong akhirnya meninggal dunia hari Rabu (9/3/2022) malam," tutur Gani.

Baca juga: Kematian Juki Cilik di Bima, Orang Tua Peci Akui Tak Ada yang Peduli dan LPA Minta Juki Cilik Dibuatkan Regulasi

Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Bima melalui Syafrin sangat menyayangkan saat Peci tak dibawa ke rumah sakit setelah kecelakaan terjadi. 

"Kami juga sudah pertanyakan pada orang tua korban soal tindakan mereka pasca kecelakaan itu. Dan kami sangat sayangkan saat korban tak pernah dibawa ke rumah sakit," ujarnya. 

"Namun, alasan orang tua Alfian karena kondisi ekonomi keluarganya yang kurang mampu hingga korban tak jadi dibawa ke rumah sakit saat itu," tutur Syafrin melanjutkan.

Sementara itu, para aktivis yang bergelut di bidang perlindungan anak Di Bima, selalu mengkampanyekan agar anak tidak boleh menjadi Juki cilik.

Salah seorang aktivis LPA Shalma Qerr mengungkapkan sudah dua Juki cilik yang meninggal di Bima saat mengikuti atau latihan pacuan kuda. 

"Kejadian pertama saat lomba pacuan kuda di arena Kelurahan Sambinae, Kota Bima yang heboh beberapa tahun lalu. Dan yang kedua adalah kasus kematian Peci," ucap Shalma, kepada METROmini, Senin, 14 Maret 2022.

Shalma yang meminta tanggapan Gubernur NTB di sosial media mendapatkan balasan komentar dari akun resmi Gubernur NTB bernama Bang Zul Zulkieflimansyah di Facebook, Senin, 14 Maret 2022 malam.

Sebelumnya, akun Shalma Qerr komentari status Bang Zul Zulkieflimansyah dengan pertanyaan soal kejadian kematian Joki di Bima.

"Bagaimana tanggapan Bapak tentang Joki cilik yang jatuh dari kudanya lalu meninggal di awal bulan ini?," tanya Shalma.

"Apakah hati Bapak tidak tergerak untuk berusaha menghentikan semua itu???," sambung Shalma dalam komentarnya di status milik Gubernur NTB itu.

Pertanyaan Shalma akhirnya ditanggapi Doktor Zul, sapaan akrab Gubernur NTB, beberapa jam kemudian. Zul mengaku sepakat dan senada dengan keinginan Shalma.

Zul yakin dengan standar nasional diterapkan di pacuan kuda. Maka, tidak akan ada lagi Juki-juki cilik di arena pacuan kuda. 

Gubernur mengungkapkan akan membawa perlombaan pacuan kuda yang menjadi salah satu hobinya itu ke olahraga yang tidak akan melibatkan para anak-anak lagi.

"Shalma Qerr setuju mbak..saya termasuk yg yakin dgn standar nasional di terapkan di pacuan kuda kita maka akan tidak ada lagi joki2 kecil ini. Kita sdg mengarah ke sana," tulis akun Bang Zul Zulkieflimansyah membalas komentar di statusnya. 

Komentar itu dibalas Shalma dengan ungkapan apresiasi dan ucapan terima kasih.

"Terima kasih Pak Gubernur. Semoga disegerakan Perubahannya," tutup Shalma. (RED)


Related

Kabar Rakyat 4664894159295677543

Post a Comment

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

 



 

 


 


SPONSOR

join

FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO

Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item