Kades Kecewa, Pengawas Utama: Masih Ada Pemeriksaan BPKP

Kondisi proyek Damdi Desa Oi Saro, Kecamatan Sanggar. FOTO: Agus Gunawan/METROMINI


KABUPATEN BIMA - Kekecewaan warga Desa Oi Saro, Kecamatan Sanggar atas proyek renovasi Dam atau Bendungan di sana disampaikan pula Kepala Desa (Kades) setempat, Adnan.

Menurut Adnan, cara kerja kontraktor sebagai pelaksana pekerjaan renovasi Dam itu tidak disetujuinya. Point yang sangat disayangkannya adalah pada saluran irigasinya yang ditutup semua. Padahal, kata dia, saat di survei dulu, rencananya pada sisi saluran ditambahkan ketinggiannya.

"Saya selaku kepala desa tidak setuju dengan cara kerja kontraktor itu. Masa semua saluran irigasi di tutup semua kaya gitu. Pas mereka dulu datang survei , mereka bilang kalau saluran yang sudah ada ini akan ditambahkan ketinggian volumenya," ujar Kades di ruang kerjanya, Selasa (14/2/2017).

Baca juga: Proyek Bendungan di Oi Saro Mengecewakan

Ditambahkannya, perubahan pekerjaan ini tentu sangat mengecewakan warga desa di sini. Dan ini  baru satu item saja. Belum lagi soal pintu air, cor kawat dan lain sebagainya. Intinya, pihaknya sangat kecewa kalau saluran irigasi itu di cor bukannya ditinggikan.

"Rencana di awal dan pelaksanaan sudah berbeda. Awalnya janji ditinggikan, tapi setelah mereka kerja ko semuanya di cor begitu. Kalau masalah dua pintu air itu memang benar tidak diganti oleh kontraktor, saya sebagai kades merasa kecewa dengan kelakuan mereka" tandas dia menegaskan.

Sementara itu, Pengawas Utama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bima di proyek irigasi Desa Oi saro, Rudi mengaku soal pintu ait itu masih baik. Saat disurvei awal kai dulu memang rusak. Dan ada laporan dari Pengawas Lapangan, pintu airnya sudah baik kembali. Soal ini, dia tidak mengetahui sebabnya, apa karena pintu airnya sudah di ganti atau belum.

"Saya tahunya pintu airnya itu baik, dan pak pas saya pergi survei pertama pintu airnya rusak,dan setelah mendengar laporan dari pengawas lapangan pak Maskur saat sekarang, pintu airnya dah baik katanya, entah dia ganti pintu yang lama atau yang baru saya tidak tau persis. Kalau untuk yang jelas tau masalah ganti atau tidaknya pak maskur yang ada di bagian lapangan untuk masalah itu," jelas Rudi via ponselnya, Selasa, 14 Februari 2017.

Diakuinya, kalau masalah pintu belum diganti, proses selanjutnya ada pemeriksaan dari Badan  Pemeriksaan Keuangan Pemerintah (BPKP). Sedangkan soal uang untuk belanja pintu air, Adnan menyarankan untuk langsung menanyakan ke kontraktornya langsung.

"Nantikan masih ada pemeriksaan BPKP, kalau masalah uang untuk pembelian pintu air itu tanyakan sama kontraktor aja, kita sebagai pengawas cuman mengawasi pekerjaan aja dan mengkritisi apa yang jadi kesalahan kerja mereka, mau mereka kerjakan apa tidaknya itu urusan mereka," jelas dia.

Ia mengatakan, sementara untuk uang pemeliharaan pekerjaan yang nilainya Rp10% dari pagu anggaran, dirinya belum mengetahui persis hal tersebut. Hal ini akan dikonfirmasikan sebelumnya ke Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

"Kalau masalah uangnya yang ditahan 10% kemarin, PPK yang tahu sebab mereka sebagai pejabat pengatur keuangan proyeknya. Mudah-mudahan sisa anggaran 10% masih di PPK. Nanti saya akan coba tanya sama PPKnya," katanya.

Baca juga: Pengawas Lapangan Akui, Kontraktor 'Main Api'

Soal saluran irigasi, Adnan mengaku, dalam gambar dan RAB proyek tersebut ditutup dan pada dasarnya dalam proyek ini, pihaknya hanya sebagai pengawas saja.

"Kalau di gambarnya memang ditutup karena itu rancangan dari PU, kita hanya pengawasan saja. Dan untuk pengukuran terakhir saya tidak hadir soalnya pas waktu itu rumah kita di Bima kebanjiran, yang dari PPK yang turun ukur bersama Pak Maskur yang ada di Sanggar waktu itu," tandasnya.

Di sisi lain, pihak kontraktor menurut keterangan warga adalah CV Pilar Konstruksi masih diupayakan untuk dikonfirmasi terkait pekerjaannya di Desa Sanggar, Kecamatan Sanggar ini. (RED).

Related

Pemerintahan 6244058226561097694

Post a Comment

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

SPONSOR

join

FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO

Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item