Akun Facebook Ade Imam Sebut '.....dinda botee, ngena ru'umu'


KABUPATEN BIMA - Hari Jum'at tanggal 2 Maret 2017 tepat jam 22.33 WITA, Akun Facebook milik Ade Imam meng-upload enam foto yang menggambarkan dirinya dan beberapa rekannya sedang duduk menikmati malam di salah satu cafe tempat tongkrongan ABG (Anak Baru Gede) di Bima. Dalam foto tersebut, Ade Imam menuliskan keterangan dengan menandai pemilik akun Facebook Aji Mesy hingga 30 pengguna sosial media Facebook lainnya.

"Tinggal menunggu waktu Yang tepat,Karena semuanya Sudah memberikan restu, dan bahkan Hajura wadupun ikut serta merta dalam memberikan sikap, Apalagi dalam tingkat dunia lain,iblis dan Para ncuhi sangaji, ma mori dan ma madepun semuanya memebrikan Kontribusi penuh dll
(Lembo Ademu DINDA eee ,dinda botee, ngena ru'umu," tulis Ade Imam di statusnya yang disukai 81 orang dan 1 kali dibagikan.

Membaca status tersebut, sontak ada beberapa Netizen (internet citizen/pengguna internet) merasa ada hal yang menarik di balik status itu.

Pimpinan Redaksi (Pimred) Metromini Agus Mawardy yang membaca status Imam Ade pin singgah dan menyapa di kolom komentar status tersebut.

"Mas Ade Imam. Mohon maaf sebelumnya. Boleh saya wawancara di komentar ini.
Itu nama Dinda yang di status anda apakah Ibu Bupati?," tulis Agus dengan akun Facebook-nya Bima Mawardy, Sabtu (4/3/2017).

Umi Dinda, sapaan akrab Bupati Bima dengan Pemilik akun
Facebook Ade Imam. Foto: Ade Imam/ FACEBOOK
Agus menilai, melihat beberapa status dan tulisan dengan nada kritikan terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima dalam beranda Facebook pemilik nama asli  Ade Imam Zikrullah yang saat ini mengaku sebagai Ketua Umum Laskar Mahasiswa dan Pemuda Indonesia NTB, banyak ragam tulisan baik yang dibuatnya atau yang dituliskan teman dan ditandai dirinya yang bernada kritikan dan sorotan yang diduga mengarak pada kepemimpinan Hj. Indah Damayanti Putri atau juga akrab dipanggil dengan sebutan Dae Dinda atau Umi Dinda itu.

Agus mengungkapkan, sekilas tersirat bahwa nama Dinda dalam penggalan kalimat 'Lembo Ademu DINDA eee ,dinda botee, ngena ru'umu' jika di baca tanpa melihat langsung tulisannya, dugaan pelecehan terhadap nama Dinda yang juga menjadi nama panggilan Bupati Bima sontak terlintas dalam pikiran.

"Sebab, jika ada orang yang mendengar kata 'bote' dalam Bahasa Bima artinya monyet/kera. Namun, jika melihat tulisan dalam penggalan kalimat di posisi terakhir kalimat itu, Ade Imam menuliskan kata dinda botee, pada status tersebut dan kata 'botee' tidak mengandung unsur arti kata apapun. Sebab yang artinya 'Monyet' adalah kata 'Bote' bukan 'Botee'," jelas Agus.

Agus melanjutkan, setelah meminta ijin ke pemilik status dan menawarkan Ade Imam mau diwawancara dalam komentar Facebook di status miliknya agar Ade Imam mau menanggapinya.

"Mas Ade Imam. Mohon maaf sebelumnya. Boleh saya wawancara di komentar ini. Itu nama Dinda yang di status anda apakah Ibu Bupati?," balas Agus dalam kolom komentar status Imam.

Berselang satu jam kemudian, Ade Imam pun membalas dan menuliskan komentarnya bahwa status dirinya itu diberikan kebebasan bagi siapapun untuk memaknainya sendiri.

"Makanai aja sendri abang, tugas adinda hanya menyiarkan hak Rakyat bukan menjelaskan identitas kekuasa'an, itu status bisa berlaku untuk seluruh Indonesia raya dan bahkan dunia, tergantung Bagaiman Kepala memknai dan siapa yg meknainya," pungkas pemuda asal Desa Ngali, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima itu sekitar pukul 15.00 WITA, Sabtu (4/3/2017).

Mendapat jawaban dan sinyal bagus dari Ade Imam, Agus meminta agar hal ini bisa dijadikan pemberitaan dan Ade Imam pun sepaakat.

"Siap Kakandaku," tutup Ade Imam. (Keterangan di berita ini, Ade Imam meminta menggantinya dengan mantan aktivis di Jakarta).

Sementara itu, Bupati Bima, Hj. Indah Damayanti Puteri atau yang kerap dikenal dengan panggilan Umi Dinda atau Dae Dinda masih diupayakan untuk dikonfirmasi terkait pemberitaan ini.  (RED)

Related

Politik dan Hukum 2356552787309997893

Post a Comment

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

SPONSOR

join

FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO

Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item