Gardu Tersambar Petir, Area BTN Sambinae Gelap Gulita

Salah satu gardu yang terbakar, penyebab pemadaman di area BTN Kelurahan Sambinae, Mpunda, Kota Bima, Minggu (19/3/2017) sore tadi. METROMINI/Amirulmukminin
KOTA BIMA - Sekitar pukul 17.19 WITA, sebuah garpu listrik milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) di kompleks BTN Kelurahan Sambinae, Kecamatan Mpunda, Kota Bima terbakar. Akibatnya, pasokan listrik ke area tersebut tida bisa dialirkan dan saat ini keadaan di BTN Sambinae dan sekitarnya dalam keadaan gelap gulita.

Kejadian tersebut terjadi tepat saat hujan mengguyur tempat itu, Minggu sore tadi. Tiba-tiba saja terdengar suara percikan api berasal dari gardu di salah satu tiang listrik yang berada di Blok E.

Sontak kejadian itu membuat warga BTN keluar rumah. Sementara sebagian orang mengingatkan agar mematikan lampu di rumah masing-masing.

"Kami diminta untuk mematikan listri di rumah. Biar tidak merambat ke rumah," kata Vatmah, salah satu penghuni BTN Sambinae, Minggu (19/3/2017) sore tadi

Selain itu, warga setempat juga mencoba menghubungi pihak PLN. Namun hasilnya nihil. Karena nomor yang dihubungi tidak nyambung.

Sementara yang lain, mencoba menghubungi pihak Polsek. Dengan harapan agar bisa dibantu untuk menghubungi pihak PLN.

Di tempat terpisah,  Jeffri Husni, Manajer PLN Area Bima yang dihubungi Metromini via handphone menjelaskan, pemadaman yang terjadi di sekitar area BTN Sambinae karena gardu listrik yang ada di sekitar itu terbakar karena tersambar petir. 

"Pemadaman karena gardu yang tersambar petir. Sedangkan alat yang terbakar itu pengaman travo. Kerusakan ini terjadi saat hujan deras yang mengguyur Kota Bima sore tadi," ujar dia, Minggu malam ini via ponselnya.

Ditambahkannya, pada gardu di Sambinae tersebut, nama alat yang terbakar ada juga yang dikenal dengan arrester. Saat ini, kata dia, pihak PLN sedang berupaya meperbaikinya.

"Nama lengkap alat yang rusak adalah lightining arrester. Akibat rusaknya alat itu yang berfungsi sebagai penangkal petir, makanya gardu di Sambinae terbakar karena penangkal petirnya rusak. Saat ini, sedang dalam perbaikan dan kepada masyarakat agar bisa sedikit bersabar," tutup dia. (RED)

Related

Kabar Rakyat 2293085616659866723

Post a Comment

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

SPONSOR

join

FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO

Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item