Disorot Rp600 Juta ke NAD, Ini Kata Pemkab Bima

Kegiatan PENAS di NAD. GOOGLE/www.beritalima.com
KABUPATEN BIMA - Dilansir lewat situs www.incinews.com, seorang Akademisi Alumni Universitas Mataram (Unram) Taufik, SH, MH menyoalkan keberangkatan 40 pegawai di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima ke Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD) dalam rangka Pertemuan Nasional (Penas).

Taufik, SH, MH.
Goole/www.incinews.com
Kegiatan yang dihadiri 32 orang perwakilan dari Dinas Pertanian dan Perkebunan (Disperbun) dan sisanya dari lintas OPD lain di Pemkab Bima dijadwalkan dihelat mulai tanggal 6 hingga 11 Mei 2017. Pihak Pemkab Bima menghabiskan kurang lebih anggaran di Pemkab Bima senilai Rp600 juta.

"Kalau hanya sekedar menjalin informasi dan memperkenalkan produk, saya kira tidak perlu menghabiskan anggaran yang begitu banyak. Cukup dihadiri oleh beberapa orang mewakili Dinas terkait dan bebera orang dari elemen terkait yang berhubungan dengan kegiatan dimaksud," ungkap Taufik, belum lama ini, dilansir dari www.incinews.com.

“Dana sebesar itu hanya buang-buang anggaran daerah saja,” tambah akademisi yang biasa di sapa Opik itu.

Menanggapi sorotan di atas, Kepala Sub Bagian (Kasubag) Bagian Humas dan Protokoler setda Kabupaten Bima, Yan Suryadin mengatakan, kegiatan Pekan Nasional (Penas) Tani dan Nelayan tahun ini yang diselenggarakan di Kota Banda Aceh Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) merupakan acara nasional yang dihadiri lebih dari 32 ribu peserta dari seluruh Indonesia.

"Pada kegiatan itu seluruh perangkat daerah yang terkait dengan pertanian dan nelayan baik dari pihak pemerintah dan kalangan swasta hadir semua di sana," ujar dia.

Ya menjeskan, di acara tersebut, proses pembukaan langsung dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Dan pada saat penutupan, nantinya ditutup oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.

"PENAS merupakan Wahana untuk tukar-menukar informasi dan pengetahuan yang berkaitan dengan sektor-sektor strategis di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, kelautan, perikanan maupun sektor lainnya," ujar dia.

Untuk di Kabupaten Bima, tambah mantan Kasubag Pemberitaan itu,  Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terdiri dari OPN rumpun hijau seperti Dinas Pertanian dan Perkebunan, Dinas Peternakan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan maupun instansi terkait lainnya.

"Jadi perlu ditegaskan bahwa ini bukan acara jalan-jalan tetapi acara resmi negara dan Pemerintah Kabupaten Bima diundang oleh panitia PENAS yang tahun ini diselenggarakan di NAD," tegasnya.

Logo PENAS Aceh, 6-11 Mei 2017.
Ia mengatakan, di acara nasional itu, Pemerintah Kabupaten Bima menampilkan sejumlah potensi di bidang pertanian dan perkebunan serta komoditi strategis lainnya.

"Harapan kita, dalam momen tersebut, potensi dan komoditas strategis di Kabupaten Bima bisa memberikan tawaran serta informasi yang bermanfaat kepada para peserta yang berasal dari seluruh Indonesia," tandasnya.

Soal anggaran daerah, Yan melanjutkan, dana Rp600 juta yang sudah dianggarkan digunakan untuk kebutuhan seperti perjalanan dinas, akomodasi material pertanian dan penyiapan material informasi yang diperlukan selama kegiatan yang berlangsung selama satu pekan tersebut.

Kata dia, semua anggaran sudah dipersiapkan sesuai dengan kebutuhan real dalam hubungannya memperkenalkan potensi dan komoditas strategis yang terdapat di Kabupaten Bima di event nasional dan momentum PENAS. Acara ini pun dihelat sekali dalam 4 tahun.

"Menghadapi momentum PENAS kita persiapkan memang secara maksimal dalam rangka menunjukkan potensi dan komoditas strategis di Bima. Dengan harapan, akan ada kontribusi balik yang pas di masa mendatang. Berhubung seluruh elemen hadir di Aceh baik pihak pemerintah dan swasta. Sepulang dari sana, semoga ada investor yang tertarik dengan potensi dan komoditas di Kabupaten Bima terutama di bidang pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan serta sektor kelautan yang ada di Bima," tutup dia. (RED | ADV)

Related

Pemerintahan 1963670333208645150

Post a Comment

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

 


SPONSOR

join

FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO

Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item