Warga Sesalkan Gambar Mesjid Terapung Tak Melibatkan Pihak Lain

Ilustrasi yang disampaikan Sumber Metromini yang menjelaskan gambar Mesjid Terapung menyerupai lambang salib. METROMINI/Dok
KOTA BIMA - Berbagai sorotan kembali diarahkan pada proses pembangunan Mesjid Terapung di Pantai Amahami, Kelurahan Dara, Kecamtan Rasanae Barat, Kota Bima. Sebelumnya, diberitakan bahwa, gambar desain pada mesjid tersebut diduga merupakan hasil desain dari Universita Kristen Petra Surabaya. 


Dalam pengembangan kawasan pesisir pantai Kota Bima demi mewujudkan nama lain sebagai 'Kota Tepian Air', Pemkot Bima sudah menggelar MoU dengan Universitas Kristen Petra Surabaya sebagai pihak perencana desain dalam kegiatan ini. Termasuk salah satunya adalah pembangunan Mesjid Terapung dengan nilai pagu anggaran Rp12,4 miliar yang kini tengah progres dilaksanakan.

Belum lama ini, gambar desain mesjid terapung itu menuai pandangan minor warga. Sebabnya, dari desain itu mengandung kemiripan dengan lambang Salib yang ada kaitannnya dengan kampus diamanahkan Pemkot kepada pihak konseptor (Universitas Krisrten Petra Surabaya, Red).


"Menurut saya gambar ini ilustrasinya begini " ruang induk melambangkan bintang berarti perpaduan antara kayu palang dan kayu tiang, sedangkan jembatan tengah itu tiang dan jembatan 2 disamping adalah pencerminan cahaya bintang itu, ini konsep pemahaman kristen trinitas," ujar Sumber Metromini yang disampaikannya belum lama ini ke Redaksi.


Di konfirmasi ke Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek, Agus Salim, ST mengaku bahwa memang gambar tersebut (gambar berita, Red) adalah gambar yang ditetapkan dalam pembangunan proyek ini.

"Gambar mesjid terapung memang gambar yang memiliki dua jembatan sebagaimana yang tersebar di sosial media. Tapi itu bukan menyerupai salib, tapi konsem Manggusu Waru. Sedangkan keberadaan jembatan yang berwarna hitam itu adalah jembatan yang ada sekarang. Nanti pun jembatan itu dibonbgkar," tandasnya, beberapa hari yang lalu kepada Metromini.

Baca: Proyek Mesjid PT. Mayalia Rp12 M, Dipertanyakan Warga?

Sementara itu, netizen yang menyampaikan komentar pada berita ini sebelumnya di Group Berita 'Awak Metromini' ada yang pro dan yang kontra.

Amirudin Bima mengatakan, "Dilihat dari gambarx gak ada sama sekali yg mencerminkan Masjid dan identitas kedaerahan."

Husain Laodet II, "jika itu gambarx ada trsirat simbol lambang agama kampus yg mendesainnya, maka desainnya hrs direvisi...... untuk itu pak wali hrsx ajak diskusi warga bima dong......biar ga dikibuli :-)
simbol nggusuwarunya tdk ada, filosofi struktur bangunan bima nihil, lalu simbol monumental apa yg mau dihadirkan sbg identitas jatidiri daerah? lalu knp jg desain ini dipaksakan? knp hrs kampus PETRA?"

Imam Mujahid, "Jangan main" dengan islam Bima, kerjalah dg baik dan benar. Tak perlu menipu umat islam bima dg simbol, logo dan semboyang karena kami sangat muak" dg cara " seperti itu.
Indra Pharicha"Iya ya kalau dilihat mirip benar dengan bintang dipohon natal ya..???"

Andi Ilham Mappuji, "Orang bangun mesjid koq di mirip"in ama tanda salib....!!
Qta coba berpikir yg positif aja dulu,jngan terlalu banyak negatifx ama segala sesuatu.
Hati" bro,bikin berita jangan ampe meresahkan masyarakat...!!
Bikin berita jangan hanya berdasar dr opini pribadi,nanti bisa jadi boomerang." (RED)

Related

Politik dan Hukum 3152017901864187091

Post a Comment

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

 


SPONSOR

join

FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO

Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item