Pekerjaan Rabat Gang Diberhentikan, BPD Piong Minta Pemdes Transparan Penggunaan ADD

BPD Piong hentikan Pekerjaan Rabat Gang. METEROmini/Agus Gunawan

KABUPATEN BIMA - Pekerjaan rabatnisasi gang di Dusun Oi Ncama di RT 01 RW 01, Desa Piong, Kecamatan Sanggar, tidak melibatkan dan melakukan koordinasi dengan anggota Bada Persyawaran Desa (BPD) setempat.

Pekerjaan Jalan menggunakan Anggaran Dana Desa (ADD) senilai 100 lebih juta tersebut tidak pernah melibatkan BPD setempat. Ketua BPD Desa Piong Dayat senin,  (6/12/2020) menjelaskan,  pekerjaan rabat Gang itu tidak melalukan Koordinasi dengan Anggaota BPD dan Masyarakat setempat, sehingga pekerjaan dilaksnakan menjadi polemik antara Masyarakat.

"Pekerjaan itu menjadi polemik warga setempat. Karena tidak ada pemberitahuan kalau pengerjaan sudah dimulai,"jelas Dayat  Senin, (6/1/2020).

Menurutnya, sebelum pengerjaan dilakukan oleh pihak pelaksana Desa maupun tukang harus, harus dimusyawarakan sama kita selaku pihak BPD. Sehingga apa yang menjadi kendala dilapangan, nantinya kita bisa melakukan musyawarah kembali bila terjadi kendala disaat lokasi pengerjaan.

"Ini tidak ada koordinasi sama sekali dengan pihak kita selaku BPD. Setelah di lapangan, tiba-tiba pekerjaan rabatnisasi gang tanpa ada papan informasi yang jelas berapa jumlah anggara tersebut,"ujarnya.

Ia tegaskan, dirinya bersama 7 anggota BPD lain akan bertindak tegas untuk memberhentikan sementara waktu pekerjaan itu sebelum ada kejelasan papan informasi maupun RAB Nya.
"Pengerjaan saya tunda dulu sebelum ada kejelasan semua anggarannya,"tegasnya.

Infomasi dihimpung oleh media ini dilapangan,  pekerjaan Rabat Gang itu dipegang langsung oleh pejabat (PJ) Kades Piong.

Terpisah,  Pejabat (PJ) Kades piong Rustam yang di hubungi media METEROmini melalui via selurernya tidak mengggubris telpon maupun Sms awak media. (RED)

Related

Pemerintahan 2948474614847505342

Post a Comment

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

SPONSOR

join

FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO

Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item