Di Lotim, Siswa Muslim Hafal 3 Juz, Bebas Masuk SMA 1 Selong

Salah seorang peserta jalur tahfiz saat mendaftar di SMAN 1 Selong Rabu (5/7) lalu. GOOGLE/www.lombokpost.net
SELONG - Ada yang unik dari Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di tingkat SMA sederajat tahun ini. 

Di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi, siswa Muslim yang mampu menghafal Alquran diberikan keistimewaan. Bagi yang menghafal minimal tiga juz Alquran maka bisa masuk sekolah manapun yang ia inginkan. Misalnya saja di SMAN 1 Selong, Lombok Timur (Lotim).

“Ya betul, kalau dia hafal tiga juz Alquran itu bisa langsung kami terima,” kata panitia PPDB SMAN 1 Selong, Wirawan dilansir dari situs media Lombok Post, Rabu, 5 Juli 2017 lalu. 

Sayangnya, dari puluhan kuota yang tersedia, baru dua peserta yang mendaftar melalui jalur tahfiz ini. Keduanya dipastikan diterima karena telah menunjukkan sertifikat bahwa telah menghafal alquran dari lembaga terkait. 

“Kami tidak mengetes, tapi nanti ini kan sifatnya berkesinambungan bagi siswa yang menghafal Alquran ini,” jelas panitia.

Aditiya Bayu pelajar asal Lendang Nangka Masbagik yang mendaftar ke SMAN 1 Selong melalui jalur tahfiz mengungkapkan alasannya mendaftar di sekolah jantung kota ini. 

“Selain sekolah ini favorit, banyak fasilitas yang menunjang pelajaran dan gurunya juga kompeten,” ungkap lulusan MTs Model Selong ini.

Bayu, sapaannya mengaku belajar menghafal Alquran sejak di MTs Model Selong. Di mana, di sekolah tersebut dikatakannya memiliki ekstra kurikuler tahfiz Alquran. 

“Saya juga ikut bimbingan di rumah tahfiz yang ada di Masbagik. Alhamdulillah hafal tiga juz,” akunya.

Sama seperti di sekolah lainnya, di SMAN 1 Selong penerimaan dibagi menjadi tiga jalur. Mulai dari jalur pra sejahtera, jalur prestasi hingga jalur umum. Total kuota siswa yang akan diterima di SMAN 1 Selong sebanyak 288 siswa. Itu telah ditentukan oleh Pemerintah Provinsi NTB. Jumlah ini berkurang dari tahun sebelumnya sekitar yakni 326.

“Karena jatah ini ditentukan dari sana di setiap sekolah,” aku Wiriawan.

Yang menjadi persoalan saat ini adalah kesulitan bagi peserta yang mau masuk lewat jalur prestasi. Karena aturan yang ada mengatur bahwa siswa yang ingin mendaftar lewat jalur prestasi harus memiliki nilai semester minimal 85 dan niali Ujian Nasional (UN) 75. 

“Kalau dia kurang nilai UN-nya di salah satu mata pelajaran meskipun nilai yang lain dapat 100 semua, itu nggak masuk. Ini yang buat sekolah kesulitan,” ungkapnya.

“Kami tidak bisa mengambil sikap karena harus mengikuti petunjuk teknis dan pelaksanaan dari Provinsi,” sambungnya.

Padahal, jalur prestasi ini adalah satu-satunya peluang bagi siswa berprestasi dari luar zonasi untuk masuk ke sekolah yang mereka inginkan. Karena, khusus untuk jalur pra sejahtera dan jalur umum penerimaannya ditentukan berdasarkan zonasi.

“Akibatnya yang daftar melalui jalur pretasi akademik ini tidak terlalu banyak. Karena bagi calon peserta yang tidak memenuhi persyaratan langsung ditolak oleh panitia. Sehingga, yang banyak itu adalah jalur piagam,” bebernya.

"Selama dua hari pendaftaran, jumlah pendaftar di SMAN 1 Selong melalui jalur pra sejahtera sebanyak 90 orang. Sedangkan jalur prestasi sebanyak 115 dengan rincian 12 melalui jalur prestasi akademik, 81 jalur prestasi non akademik dan 2 orang jalur tahfiz alquran. Kalau hari ketiga belum direkap,” cetus Wirawan.

Untuk pendaftaran jalur umum atau reguler menggunakan sistem zonasi akan dibuka 10 Juli mendatang. (RED)

___________________

Related

Pendidikan 7302059334308160604

Post a Comment

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

 


 


SPONSOR

join

FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO

Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item