Pekerja Marina Resort Asal Banyuwangi, Dikabarkan Tewas Tersengat Listrik

Bangunan depan Marina Resort dan alat crane yang sedang bekerja untuk pembangunan hotel di bagian balakang yang ada di depan Pantai Amahami, Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima. METROMINI/Agus Mawardy
KOTA BIMA - Sumber Metromini mengatakan, seorang pekerja bangunan Marina Resort di Watasan Amahami, Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima meninggal dunia, Rabu, 28 November 2018. Menurutnya, seorang pekerja yang diduga berasal dari Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur itu meninggal akibat tersengat listrik. 

"Korban kabarnya dari Banyuwangi. Meninggal dunia saat bekerja di Marina Resort, kemarin. Korban meninggal disebabkan tersengat listrik. Sebab, kondisi fisik korban tampak terbakar akibat sengatan tersebut," ucap Sumber Metromini yang juga seorang ASN di Pemkot Bima, Kamis, 29 November 2018.

Ia menambahkan, pasca tersengat oleh listrik di bangunan yang ditengarai masih ada hubungan kepemilikan dengan mantan Wali Kota Bima itu (H. Qurais, red), korban langsung dibawa ke Puskesmas Dara yang ada di Kelurahan Dara. Dari pihak kontraktor, kata dia, ikut juga melihat kondisi korban ke Puskesmas yang keadaanya fisik korban sudah menghitam, saking tingginya tegangan listrik yang menyetrum korban.

"Kalau untuk nama jelas korban, pihak Puskesmas pasti tahu. Dan sempat cekcok karena korban ingin dikebumikan di Bima dan Pimpronya seakan ingin lepas tangan. Akhirnya, saran dari warga dan juga petugas medis di Puskesmas Dara serta kasihan dengan keluarga korban yang ada di Jawa. Keputusan kemarin, korban diantar pulang ke Banyuwangi dan dikebumikan di sana," jelas pejabat tingkat eselon IV itu.

Selain itu, lanjut Sumber, pekerja di Marina Resort tidak mengambil tenaga kerja lokal atau dari Bima. Rata-rata yang kerja di sana adalah orang jawa. Dan kejadian kemarin, ia pun menyarankan agar mengecek asuransi maupun jaminan kerja di Dinas Disnaker Kota Bima. 

"Kasihan pekerja yang meninggal itu. Jangan sampai tak ada asuransi atau jaminan sosialnya. Mungkin bisa dicek di Dinas Tenaga Kerja Kota Bima untuk membantu korban mendapat jaminan sosialnya," tandas dia. 

Untuk diketahui, bangunan Marina Resort atau Hotel Marina adalah bangunan yang menggunakan alat bantu crane dan merukan satu-satunya bangunan di Bima yang menggunakan alat mewah tersebut. 

Ahli konstruksi memperkirakan, dengan menyewa crane, tinggi bangunan biasanya minimal 8 lantai. Selain di kawasan Amahami, Hotel Marina sudah ada juga dibangun di kawasan Pasar Bima, di Kelurahan Tanjung, Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima atau berjarak sekitar 1,5 KM dari Marina Resort yang dibangun di depan Pantai Amahami, Kota Bima. 

Sementara itu, Kepala Puskesmas Dara, dr. Fatur dan juga Plt. Kasubag Humas Polres Bima Kota yang dikonfirmasi belum menanggapi konfirmasi terkait kabar ini yang disampailkan Metromini. Demikian pula pemilik Marina Resort, masih dalam upaya dikonfirmasi hingga berita ini dipublikasikan. (RED)

Related

Politik dan Hukum 5470104724272481202

Post a Comment

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

SPONSOR

join

FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO

Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item