Temui Massa yang Blokir Jalan di Timu, "Bupati: Ti Loa Nuntu Pakaro Ndai Dohomu"

Bupati Bima Hj Indah Darmayanti Puteri, SE dan Wakil Bupati Bima menemui massa aksi yang memblokir jalan di esa Timu, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Senin, 6 Januari 2020. METEROmini/Dok
KABUPATEN BIMA - Warga Desa Timu, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima memblokir jalan negara atau jalan lintas Bima-Sumbawa, Senin, 6 Januari 2020. Dalam tuntutanya, masyarakat meminta Pemerintah Kabupaten Bima untuk mengatasi kelangkaan pupuk bersubsidi yang hadapi masyarakat saat ini. 

Selain menuntut masalah kelangkaan pupuk, warga juga meminta pada pengecer di Kecamatan Bolo bertanggung jawab dengan langkanya pupuk yang ada. Menanggapi tuntutan masyarakat Desa Timu,  Bupati Bima Hj Indah Darmayanti Puteri, SE langsung menemui massa aksi. Ia  mengatakan, apapun  keluhan mayarakat yang ingin disampaikan pada pemerintah harus disampaikan secara sopan dan tidak melakukan hal yang merugikan orang lain. 

"Apa yang jadi keluhan masyarakat, hal man ndake ti loa nuntu pakro ma ndai dohomu (masalah seperti ini tidak bisa dengan bicara yang kurangajar oleh kalian). Kalau butuh bicara baik-baik," ujarnya dengan nada yang saklek, Senin (6/1/2020). 

Menurutnya,  kelangkaan pupuk yang dihadapi oleh masyarakat saat ini,  ia berjanji akan mengecek RDKK yang sudah masuk di Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Bima. Kalau RDKK itu sudah masuk, pupuk pasti akan disalurkan ke petani yang membutukan. 

"Nanti saya akan cek ke dinas data RDKK yang sudah disahkan 2020. Kalau sudah ada RDKK itu,  baru distributor pengecer bisa menyalurkan pupuk tersebut," katanya. 

Bupati juga memerintahkan Kabag Ekonomi dan bagian terkait untuk segera mencarikan solusi dan membahas dengan Kepala Dinas Distanbun Kabupaten Bima. 

"Kalau memang demikian saya perintahkan dinas dalam sistim manual, sehingga ada jalan keluar. Saya minta Kabag Ekonomi dan Pak Beny menemui Pak Indra Jaya (Kadistanbun, red) hari ini sehingga tehniknya seperti apa biar Pak Indra Jaya yang kasih tahu," tutupnya. (RED)

Related

Kabar Rakyat 1020924898495475928

Post a Comment

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

SPONSOR

join

FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO

Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item