Caesar Rontu, Guru SMIK Bawa Bantuan Buku Iqro dan Al-Qur'an di TPA Al Hidayah Desa Kenanga

 

Rasyidin Has alias Caesar Rontu (sebelah kiri), Guru SMIK bawa   Bantuan Buku Iqro dan Al-Qur'an di TPA Al Hidayah, Desa Kenanga, Kabupaten Bima. (METROmini/Agus Mawardy)

KABUPATEN BIMA - Semangat berbagi seorang Guru di SMK 3 Kota Bima (dulu dikenal SMIK, red) ini sudah menjadi bagian dari jiwanya sejak di kala menjadi mahasiswa. Guru ini bernama Rasyidin Has atau akrab disapa Bang Caesar Rontu. 

Di saat menjadi Mahasiswa di Kampus UM Mataram, Caesar aktif di dunia seni dan teater. Selepas kuliah, saat di Bima, ia pun menjadi bagian dari pendiri organisasi LMND di Bima.Tokoh pemuda yang ada di Kelurahan Rontu, Kecamatan Raba, Kota Bima memang dikenal punya karakter sosial yang tinggi. Sudah berkali-kali kegiatan sosialnya dilakukan demi kemanusiaan dan pendidikan di Bima.

"Kerja sosial dan berorganisasi adalah aktivitas saya sejak dari mahasiswa. Dan jiwa sosial kemanusiaan itu adalah ajaran hidup yang saya dapat dan tetap saya upayakan sebisanya untuk tetap berbagi kepada khalayak yang memerlukan," tutur mantan Guru di SMAN 1 Wawo ini, Sabtu, 12 Maret 2022.

Has, nama panggilan di keluarganya. Sekitar beberapa pekan lalu, kata dia, ada yang cerita kepadanya tentang Tempat Pendidikan Al Qur'an (TPA) Al Hidayah di Desa Kenanga, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima yang membutuhkan Al Qur'an dan Buku Iqro untuk murid yang belajar mengaji di sana.

"Saat saya mendengar kebutuhan TPA Al Hidayah di Desa Kenanga. Pelan-pelan saya kumpulkan dukungan untuk bisa mempersiapkan kebutuhan Al Qur'an dan Buku Iqro yang diminta," ujarnya.

Ia mengatakan, setelah semua terkumpul. Bersama beberapa teman akhirnya kami mendatangi TPA Al Hidayah dan membawa bantuan itu ke Desa Kenanga.

"Setelah Sholat Jum'at, dengan beberapa teman kami membawa bantuan ke Desa Kenanga. Semoga saja Al Qur'an dan Buku Iqro yang kami bawa bisa bermanfaat untuk TPA Al Hidayah dan bermanfaat untuk anak-anak yang belajar di sana," tandasnya. 

"Untuk jumlah bantuan yang kami bawa tak banyak. Walau puluhan Al Qur'an dan Iqro. Tapi cukup untuk kebutuhan masing-masing murid yang belajar di sana," sambung Caesar menutup keterangannya. (RED)


Related

Pendidikan 4430231969968605847

Post a Comment

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

 



 

 


 


SPONSOR

join

FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO

Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item