Direktur RSUD Kota Bima Akui Pasien Dugaan Mal Praktek Telah Ditangani Sesuai SOP

 

Konferensi pers yang digelar manajemen RSUD Kota Bima terkait kasus dugaan mal praktek terhadap balita 3 tahun yang meninggal dunia, Jumat, 4 Februari 2022. (METROmini/Agus Mawardy)

KOTA BIMA - Kasus meninggalnya seorang balita berusia 3 tahun, Muhammad Alfa Rizki di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bima, Rabu (02/3/2022) yang diduga terjadi karena mal praktek. Ditanggapi pihak Manajemen RSUD Kota Bima melalui konferensi pers, Jum'at, 4 Maret 2022.

Direktur RSUD Kota Bima, dr Faturrahman menjelaskan, kronologis atas peristiwa yang tengah disorot publik tersebut, jika pihak RS se tempat telah menangani pasien sesuai Standar Operasional prosedur (SOP). 

"Dalam penanganan pasien balita berinisial MAR di ruang IGD pada Rabu (2/3/2022) malam, pihak kami telah bertindak sesuai SOP," kata Direktur RSUD Kota Bima, dr Faturrahman, kepada sejumlah awak media di ruangan kerjanya. 

"Secara garis besar, bahwa pasien tiba di RS dengan kondisi sering diare dan dehidrasi berat. Akan tetapi telah ditangani secara tata laksana sesuai SOP," lanjutnya. 

Baca juga: Usai Disuntik Meninggal Dunia, Balita Rizky Diduga Korban Mal Praktek di RSUD Kota Bima

Dijelaskan pula, dalam perjalanan pasien tersebut mengalami drop akibat kadar gula darah menurun, sehingga harus dilakukan suntikan glukosa untuk menaikkan kadar gula yang dimaksud guna mengantisipasi penyebab kematian.

Menurutnya, meski sempat diberikan suntikan glukosa, namun nyawa pasien sudah tak bisa tertolong akibat penyakitnya tergolong parah karena telah menyebar ke organ-organ vital lainnya. 

"Balita tersebut telah tiga hari menderita sakit di rumahnya sebelum datang berobat ke rumah sakit. Untuk itu, diharapkan agar orang tua untuk segera bawa ke rumah sakit atau puskesmas terdekat jika anaknya menderita sakit," terangnya. 

Kata dia, sebagai rasa ungkapan belasungkawa atas meninggalnya pasien tersebut. Pihak RSUD Kota Bima rencananya akan berkunjung ke rumah duka guna silaturahmi dan melakukan pendekatan dengan pihak keluarga. 

"Iya, hari ini usai sholat Jumat kami rencana akan berkunjung ke rumah keluarga pasien sebagai ungkapan berbelasungkawa," tutupnya. (RED)


Related

Pemerintahan 466339695899283866

Post a Comment

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

 



 

 


 


SPONSOR

join

FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO

Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item