Diperiksa Polisi, Wajah Penuh Lebam, Boy Curhat di FB-nya

Muhamad Andri Irawan (22), diduga dianiaya puluhan oknum anggota polisi di Mapolres Bima Kota. FACEBOOK/Venii Andriianii
KOTA BIMA - Belum jelas apa yang dilakukannya, namun hukuman yang dialami Muhamad Andri Irawan (22) tak ubahnya seperti pejahat yang sudah jelas kesalahannya. Remaja asal Kelurahan Manggemaci, Kecamatan Mpunda, Kota Bima ini pun curhat dalam akun Facebook (Fb) miliknya yang bernama Mhd Andry.

"Rintihan Hidup Seorang Anak Negeri"

ASSALAMU'ALAIKUM  WARAHMATULLAHI  WABARAKATUH ..

"JIKA  ADA KALIMAT  YANG LEBIH  AGUNG SERTA MULYA DARI UCAPAN “MA’AF”
MAKA KALIMAT ITULAH YANG AKAN KU PERSEMBAHKAN KEHARIBAAN BAPAK/IBU SEKALIAN JIKA RINTIHAN KU  DIBAWAH  INI MUNGKIN  MENYINGGUNG  PERASAAN PARA PEMBACA

Muhammad Andry Irawan/FACEBOOK
NAMA KU MUHAMAD ANDRI IRAWAN  LAHIR  DI KOTA BIMA  NTB  22 TAHUN  YANG LALU

TEMPAT  TINGGAL DI JALAN NANGKA NO. 06 LINGKUNGAN WAKI KEC. MPUNDA KOTA BIMA NUSA TENGGARA BARAT

HASIL BUAH  HATI  DARI  PASANGAN KELUARGA  SEDERHANA  YAITU  BAPAK ABDULLAH HZ, SH  DENGAN IBU NINING  SURYANI

OH TUHAN . . . . . . . . . . . . . . .
KAU MAHA SEGALANYA.......
KAU  CIPTAKAN HAMBAHMU DENGAN SEGALA KELEBIHAN  DAN  KEKURANGAN TERMASUK PADA DIRIKU INI

AWAL MULA KAMIS SORE TGL 27/04/2017 SKITAR PUKUL 17.00 TELAH TERJADI TABRAKAN ANTARA SEPEDA MOTOR DI SAMPING RUMAH SAYA, TEPATNYA DI DEPAN KANTOR KELURAHAN MANGGEMACI, KEC. MPUNDA, KOTA BIMA NUSA TENGGARA BARAT.

DARI KECELAKAAN ITU, AKHIRNYA TERJADILAH KERIBUTAN. KEBETULAN  PADA SAAT ITU, AKU BARU PULANG  BELI MAKANAN MELINTAS  DI TEMPAT KEJADIAN PERKARA ( TKP ). KEMUDIAN AKU MAMPIR  INGIN MELIHAT  SEBENARNYA  APA YANG TERJADI. 

NAH SESAMPAI DI SITU, TERNYATA  ADA TERJADI  PERTENGKARAN  ANTARA MASYARAKAT SEKITAR DENGAN OKNUM POLISI BERPAKAIAN PREMAN YANG BERDOMISILI  DI LINGKUNGAN SAMPORO KEL. YANG  SAMA. SAAT ITU, OKNUM POLISI TERSEBUT DIKEJAR OLEH BEBERAPA WARGA SEKITAR  MAKA DENGAN SPONTANITAS SAYA JUGA IKUT MENGEJARNYA, BAHKAN HAMPIR TIMBUL KONFLIK HORISONTAL ANTARA  MASYARAKAT LINKUNGAN WAKI DENGAN LINGKUGAN BEDI DAN SAMPORO KEL. MANGGEMACI.

TAPI SYUKUR ALHAMDULILLAH PERAN DAN TINDAKAN  KETUA, RT,  RW,  LURAH, BABINSA, BABINKANTIBMAS, TOKOH MASYARAKAT  TERMASUK  BAPAK CAMAT MPUNDA CEPAT AMBIL SIKAP SEHINGGA TIDAK TERJADI KONFLIK  HORISONTAL ANTAR WARGA DI KEL. MANGGEMACI. 

Muhammad Andry Irawan/FACEBOOK
SELANG BEBERAPA SAAT KEMUDIAN, DATANGLAH SEGEROMBOLAN POLISI ALA PREMAN  MENGENDARAI  SEPEDA MOTOR YANG DISAKSIKAN OLEH RATUSAN MATA MEMANDANG DI SEKITAR TEMPAT KEJADIAN PERKARA. 

MEREKA DATANG MENCARI  PARA PELAKU PEMUKULAN DAN PENGEJARAN OKNUM POLISI TERSEBUT

AKIBAT DARI KEJADIAN ITU, SEKITAR PUKUL 20.00 WITA, AKU  DIJEMPUT OLEH ORANG YANG  TIDAK KU KENAL MENGGUNAKAN  SEPEDA MOTOR  KEMUDIAN  DIBAWA KE MAKO POLRES KOTA BIMA TEPATNYA DI RUANG RESKRIM POLRES  BIMA KOTA DENGAN TUJUAN INGIN MENGAMBIL KETERANGAN

NAMUN  PROSES PENJEMPUTAN  ITU AKU JADI TERINGAT CERITA  BUKU SEJARAH YANG PERNAH KU BACA  DIJAMAN TEMPO  DOELOE PADA SAAT PENJEMPUTAN  ANGGOTA G 30 S PKI CERITANYA LEBIH KURANG DIPERLAKUKAN  SEPERTI  ITU.

NAH SETELAH SAMPAI DI SANA, AKU BARU TAU YANG MENJEMPUT  ITU  TERNYATA  ANGGOTA  POLRES KOTA BIMA YANG KU ANGGAP SEBAGAI APARAT NEGARA YANG SEMESTINYA MELINDUNGI, MENGAYOMI MASYARAKAT IBU PERTIWI  YANG SAMA- SAMA KITA CINTAI INI......

“TERNYATA DUGAAN KU KELIRU..........”

KARENA YANG MENGJEMPUT KU  ITU BUKAN APARAT NEGARA MELAINKAN KEP***T NEGARA  KARENA  SAYA DISIKSA MELEBIHI KEJADIAN G30S PKI YANG PERNAH SAYA BACA TEMPO DOELOE

Muhammad Andry Irawan/FACEBOOK
DENGAN KOMANDO YANG LANTANG DAN SANGAT JELAS  KU  DENGAR DARI SALAH SEORANG PANGLIMA KEP***T NEGARA YANG ADA DI RUANGAN  ITU MEMERINTAHKAN ANGGOTANYA . . 

“AYO KALIAN  JADIKAN  BUBUR YANG DI DALAM  ITU  (DIRIKU)“


TENYATA KALIMAT ITU MERUPAKAN PERINTAH PANGLIMA TERSEBUT  KEPADA LEBIH KURANG 20 ORANG ANGGOTA POLISI AGAR MENYUGUHKAN  BOGEM MENTAH PADA DIRIKU

ALLAH HUAKBAR, BOGEM MENTAH  BAGAI HUJAN BATU YANG TURUN DARI LANGIT MENGHUJANI SEKUJUR TUBUH KU DARI MALAM HINGGA  PAGI AKU BASAH KUYUB DIHUJANI BOGEM MENTAH BAGAIKAN BUSUR YANG LEPAS TANPA KENDALI MENDARAT DISEKUJUR TUBUHKU

AKU SADAR TELAH  IKUT MENGEJAR OKNUM POLISI TERSEBUT SERTA  IKHLAS UNTUK  DIHUKUM JIKA TERBUKTI  DINYATAKAN  BERSALAH NAMUN  BATINKU TIDAK IKHLAS DIPERLAKUKAN TIDAK MANUSIAWI SEPERTI INI

DENGAN  MENAHAN  RASA NYERI  DISEKUJUR TUBUHKU  SERTA  RASA  LAPAR LEBIH KURANG  22 JAM AKU HANYA BISA BERDO’A SEMOGA PERTOLONGAN ALLAH HURABBI  DATANG UNTUKKU

ALHAMDULILLAH  ALLAH  MAHA  MENDENGAR..... 
KINI AKU TELAH BERBARING  LEMAH  DIRUMAH BERGABUNG DENGAN KELUARGA TERCINTA

OH IBU PERTIWI ...........................!
MASIHKAH ADA SECUIL KEADILAN UNTUKKU

OH IBU PERTIWI .............................!
HANYA KEPADAMU KUPERSEMBAHKAN JIWA DAN RAGA INI

OH IBU PERTIWI ..............................!
KUMOHON ULURAN TANGANMU

OH IBU PERTIWI .... .........................!
TENGOKLAH ANAKMU INI

OH IBU PERTIWI....... .......................!
BUKALAH MATA HATIMU

OH IBU PERTIWI ...............................!
LIHATLAH MUKA DAN BADANKU INI.. !!!!!!!!!!!!!!"

Muhammad Andry Irawan atau akrab dipanggil Andry atau Boy dalam curhatannya tersebut merasa dirinya dianiaya saat dimintai keterangan di Mapolres Bima Kota (Bagian Satreskrim, Red), Kamis (27/4/2017) lalu. 


Seperti ditulis dalam curhatannya itu, Boy merasa dirinya bukanlah salah satu pelaku penganiayaan saat oknum anggota Polri 'dimassa' warga di Kelurahan Manggemaci, beberapa waktu lalu. 

Sementara itu, pihak Polres Bima Kota masih dikonfirmasi terkait curhatan Boy dalam dugaan penganiayaan yang dialami dirinya itu. (RED) 

Related

Politik dan Hukum 2565353038840716991

Post a Comment

  1. ini tidak bisa dibiarkan. siapa lagi yg harus melindungi masyarakat kalau cara aparat seperti ini. sy harap dukungan dari semua pihak saya tdk tega melihatnya. kalau para pencuri besar berdasi tdk diperlakukan seperti ini, apalagi yg tdk tahu persoalan dan tiba2 dijadikan bubur seeprti kata komandan. Ya Allah SWT mudahkan semua urusan aparat kita agar mereka dilindungi dalam setiap tugasnya, sehingga mereka bebas dari hinaan.
    boy, tabahkan hatimu, cobaan itu datang bukan untuk mengehntikan kita berbuat baik pada sesama.
    kepada media, berharap untuk terus memberitakan persoalan ini agar mereka yg keliru dalam bertindak mendapat tempat yang terbaik di sisi NYA.
    salam.

    ReplyDelete
  2. Ini benar2 keterlaluan penegak hukum berlagak seperti Koboy.

    ReplyDelete

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

 


SPONSOR

join

FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO

Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item