Pria Asal Madiun ini, Kejang-kejang Langsung Meninggal Dunia


Ilustrasi. GOOGLE/www.beritahati.com
KOTA BIMA - Padi, warga asal Kabupaten Madiun, Jawa Timur ditemukan meninggal dunia dan terkapar di salah satu kos-an yang terletak di RT. 04, RW. 03, Kelurahan Santi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima, Selasa (20/6/2017).

Padi ditemukan pertama kali oleh Fitriah (25) warga Kelurahan Penaraga, Kecamatan Raba, Kota Bima sekitar Pukul 21.30 WITA malam ini.

Padi terkapar tak bernyawa di Kosan-kosan Kelurahan Santi. GOOGLE/www.kahaba.net
Dari keterangan Fitriah, awalnya ia datang ke kos-kosan yang di huni seorang warga Madiun yang bernama Padi untuk membawakan sarung tenun khas Bima. Korban memesan sarung tenun ini dengan harga Rp200 ribu. Saat dirinya memberi sarung tersebut, kata dia, Padi langsung memakainya. Selang 15 menit memakai sarung, Padi kejang-kejang dan terkapar di atas tempat tidur miliknya dalam kos itu.

“Saat itu saya tolong. Namun, nyawa Padi sudah tidak tak bernyawa,” ujarnya.

Ilustrasi. GOOGLE/www.beritahati.com
"Saya tidak tahu pasti penyebab kematian Padi. Awalnya, dia kejang-kejang dan terkapar di dalam kos. Sarung saya pun belum sempat dibayar," ungkapnya dia menambahkan.

Lanjut Fitriah, setelah mengetahui denyut jantung padi sudah berhenti. Dirinya menelpon teman perempuanya, dan meminta bantuan tetangga kos-kosan. Setelah itu, baru menghubungi Polisi.

Sementara itu Kapolsek Rasanae Barat Kompol Jamaluddin membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pihaknya langsung turun ke TKP setelah menerima laporan dari masyarakat dan Babinkantibmas setempat.

“Kita identifikasi hingga membawa Padi ke RSUD Bima untuk dilakukan pemeriksaan medis. Sementara Fitriah kami bawa ke kantor untuk dimintai keterangan sebagai saksi," jelasnya. (RED)

_________________________________
*Berita ini sudah ditayangkan pada situs www.kahaba.net dengan judul "Warga Madiun Ditemukan Meninggal di Kos-Kosan Santi"

Related

Kabar Rakyat 3404437232612751035

Post a Comment

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

SPONSOR

join

FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO

Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item