Kapolda NTB Sambangi Keluarga Korban Pembunuhan di Donggo-Bima dan Woja-Dompu

Kapolda NTB Brigjen Pol Drs. Firli, M.Si memberikan tali asih kepada istri Firdaus, di Desa Baka Jaya-Woja, Kabupaten Dompu, Kamis, 13 Juli 2017 kemarin. POLDA NTB/Dok
KABUPATEN BIMA – Kapolda NTB Brigjen Pol. Drs. Firli, M.Si bersama rombongan tiba di rumah keluarga korban bernama Firdaus di Dusun Mpuri, Desa Baka Jaya, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Kamis (13/7/2017) kemarin. 


Kapolda datang sekitar pukul 11.00 WITA. Sebelumnya, Kapolda berkunjung ke rumah korban di pembunuhan (Dewa-red) di Desa O'o Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima baru melanjutkan perjalanan ke Dompu.


Di Dompu, selain melakukan takziah ke rumah keluarga korban pembacokan yang terjadi hari Sabtu (1/7/2017) sekitar dua pekan yang lalu itu, Kapolda menyempatkan diri sekaligus bersilaturahmi dengan masyarakat Desa Baka Jaya, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu.

Orang nomor satu di Polda NTB itu mengatakan, dirinya hadir di Desa Baka Jaya tanpa ada rencana lebih dulu.

“Kedatangan kami ke sini pun atas kuasa dan kehendak Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Saya dari kemarin tidak pernah berencana akan datang kemari, tetapi dalam catatan garis tangan saya, perjalanan hidup saya, bahwa pada hari ini (Kamis, 13 Juli 2017 kemarin) saya harus datang ke Desa Baka Jaya ini,” ungkap Kapolda.

Hadir dalam keadaan yang tidak begitu menggembirakan karena masih diselimuti suasana duka. Kapolda menyampaikan rasa perihatinnya kepada keluarga korban.

“Saya datang kemari untuk menyampaikan rasa duka cita yang mendalam, mudah-mudahan ini adalah terakhir tidak ada lagi korban-korban yang lain,” ujarnya.

Kapolda NTB Brigjen Pol Drs. Firli, M.Si bersama Kapolres Dompu AKBP Jon Wesly (kiri), Kapolres Bima AKBP. M. Eka Faturahman (belakang) bersama Bupati Dompu, H. Bambang (berbaju batik di belakang) dan keluarga Firdaus. POLDA NTB/Dok
Menurut Kapolda, ada beberapa hal yang bisa dipelajari dan dipetik dari pengalaman duka ini, agar masayarakat lebih bersabar dalam menghadapi permasalahan.

“Jangan terlampau gampang melakukan tindakan kekerasan kepada orang lain, baik kekerasan kepada istri, kekerasan pada anak dan kekerasan pada tetangga,” jelasnya.

Kapolda meminta kepada masyarakat, apabila terjadi perbedaan pendapat atau permasalahan, hendaknya segera diselesaikan dengan tokoh masyarakat maupun tokoh agama atau bisa juga kepada Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk mencegah persoalan kecil agar tidak berkembang menjadi masalah besar.

“Jangan ada perang kampung. Karena sampai itu terjadi yang rugi kita semua. Yang jadi korban masuk ke liang lahat yang melakukan masuk penjara. Ngak ada yang untung,” tegas dan himbau Kapolda. (RED | ADV)

__________________
Berita ini dilansir dari situs Polda NTB (www.tribratanews.ntb.polri.go.iddengan judul artikelnya: "Usai Ke Donggo, Kapolda NTB Lanjutkan Takziah ke Woja Dompu."

Related

Pemerintahan 772682826152267352

Post a Comment

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

 


SPONSOR

join

FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO

Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item