Komisi I: Mustahil Tidak Ada Masalah Dalam Pengelolaan ADD, Inspektorat Ogah Sebutkan Desa Bermaslah

Ketua Komisi I Sulaiman MT. METEROmini/Agus Gunawan

KABUPATEN BIMA - Banyaknya temuan penyalahgunaan Dana Alokasi Desa (ADD) yang berujung tindak pidana korupsi hingga oknum kades dan pejabatnya dikerangkeng disejumlah daerah di nusantara termasuk di wilayah NTB, tentu mengundang tanya apakah indikasi yang sama tidak ada di wilayah Kabupaten Bima.

Menyorot puluhan Miliar realisasi dan pengelolaan ADD yang tersebar di 191 Desa di wilayah Kabupaten Bima oleh pemerintah pusat, setidaknya perlu dicurigai apakah ada indikasi dugaan penyalahgunaan anggaran negara atas pengelolaan ADD tersebut.

Sebagaimana hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi 1 DPRD Kabupaten Bima dengan DPMDes setempat, terkuak pembicaraan yang menyorot pengelolaan ADD dimaksud.

Ketua Komisi 1, Sulaiman MT bersama sejumlah anggota komisi lainnya, mendesak Bupati Bima khusus Inspektorat dan Aparat Penegak Hukum (APH) agar segera menelusuri regulasi pengelolaan keuangan ADD tersebut.

"Mustahil tidak ada masalah dalam pengelolaan ADD di Sejumlah desa di Kabupaten Bima, sementara di daerah lain banyak bermunculan kasus hukum pengelolaan ADD itu,"duga Sulaiman yang diamini anggota komisi lain.

Menanggapi pernyataan Ketua Komisi itu, Kepala Inspektorat Kabupaten Bima, H Abdul Wahab di konfirmasi beberapa awak media melalui via selurenya, sangat mengapresiasi apa yang jafi didugakan Komisi I. Tentu desakan dari ketua Komisi I menjadi motivasi bagi pihaknnya untuk bekerja lebih maksimal untuk menelusuri dan meneliti serta memeriksa sejumlah dugaan penyalahgunaan Anggaran Negara yang termaksud dalam ADD.

Untuk diketahui, waha menjelaskan, ada sejumlah Desa yang telah dilimpahkan ke APH Kejari Bima, dari hasil pemeriksaan Inspektorat térhadap pengelolaan ADD bermasalah. Selebihnya tengah dilakukan pemeriksaan khusus.

"Tidak perlu kami sebutkan desa dan kades mana saja yang bermasalah. Intinya, sudah ada sejumlah desa yang telah dilimpahkan ke Kejaksaan dan sebagian lagi tengah diperiksa khusus,"jelasnya menjawab wartawan soal desa mana saja yang bermasalah. (RED)

Related

Pemerintahan 499535587735738338

Post a Comment

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

SPONSOR

join

FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO

Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item