Kasus 7 Juta, Hanif Ditetapkan Sebagai DPO

Kapolsek Rasanae Timur IPTU Lutfi.METEROmini/Dok 

KOTA BIMA - Setelah berkali-kali surat panggilan sebagai tersangka untuk dimintai penjelasan oleh penyidik tidak diindahkan, kini Polsek Rasanae Timur menetapkan Hanif sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Hanif ditetapkan DPO atas kasus dugaan tipu-tipu 7 juta dengan modus menjanjikan warga untuk menjadi pegawai di Dinas Pol PP Kota Bima.

Kapolsek Rasanae Timur IPTU Lutfi mengungkapkan, Hanif ditetapkan DPO hari ini, Senin (16/12/2019). Surat sprint resmi perihal penetapan tersangka Hanif sebagai DPO dikeluarkan pagi tadi.

"Iya hari ini Senin saya telah mendandatangi surat penetapan Hanif sebagai tersangka," ungkap Kapolsek Senin, (16/12/2019). 

Dikeluarkannya surat resmi penetapan Hanif sebagai DPO, sambungnya, setelah dikeluarkan berkali surat panggilan Hanif sebagai tersangka untuk dimintai penjelasan.(RED)Setelah berkali-kali surat panggilan sebagai tersangka untuk dimintai penjelasan oleh penyidik tidak diindahkan, kini Polsek Rasanae Timur menetapkan Hanif sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Hanif ditetapkan DPO atas kasus dugaan tipu-tipu 7 juta dengan modus menjanjikan warga untuk menjadi pegawai di Dinas Pol PP Kota Bima.

Kapolsek Rasanae Timur IPTU Lutfi mengungkapkan, Hanif ditetapkan DPO hari ini, Senin (16/12/2019). Surat sprint resmi perihal penetapan tersangka Hanif sebagai DPO dikeluarkan pagi tadi.

"Iya hari ini Senin saya telah mendandatangi surat penetapan Hanif sebagai tersangka," ungkap Kapolsek Senin, (16/12/2019). 

Dikeluarkannya surat resmi penetapan Hanif sebagai DPO, sambungnya, setelah dikeluarkan berkali surat panggilan Hanif sebagai tersangka untuk dimintai penjelasan.(RED)

Related

Politik dan Hukum 2374422923860848615

Post a Comment

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

SPONSOR

join

FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO

Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item