Penggalian Empang di Kawasan Wisata Tampiro Dinilai Illegal, Camat Sanggar Janji Akan Segera Turun Hentikan

Kegiatan pembuatan empang yang dinilai illegal di kawasan wisata mata air Tampiro, Desa Piong, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima. METEROmini/Agus Gunawan

KABUPATEN BIMA - Kegiatan penggalian Ilegal di tempat kawasan pariwisata Oi Tampiro Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima dikeluhkan oleh warga. Pasalnya, penggalian pembuatan empang, di RT 10, di Dusun Tampiro, Desa Piong tersebut pernah ditegur oleh Pemerintah Desa dan Pemerintah Kecamatan Sanggar di tahun 2019 lalu, namun masih berlanjut hingga saat ini. 

Warga se tempat. Azman mengatakan,  di tahun 2019 lalu, kegiatan penggalian di tempat wisata Oi Tampiro itu sudah ditegur oleh Pemdes Piong dan Pemerintah Kecamatan Sanggar.

"Tahun 2019 lalu, galian empang itu sudah ditegur oleh Pemerintah untuk tidak melalukan penggalian di areal itu. Karena, lahan di situ masuk kawasan wisata mata air Tampiro. Namun, kegiatan itu masih berlanjut hingga saat ini," jelas Azman, Senin (24/8/2020).

Baca juga : Pemerintah langsung turun hentikan penggalian empang ilegal dimata air tampiro - sanggar

Terpisah, Camat Sanggar, Ahmad, SH membenarkan sudah melarang penggalian tersebut untuk tidak diteruskan kegiatan penggalian oleh oknum warga. Karna memang lokasi penggalian empang itu masuk areal wisata mata air Tampiro.

"Tahun lalu kita sudah tegur besama mantan Kades Piong, Polsek Sanggar,  Kasi Trantip Pol PP untuk tidak melakukan penggalian di kawasan wisata Oi Tampiro," ujarnya. 

Ia tegaskan,  adanya kegiatan galian saat ini, ia berjanji bersama Pol PP dan Anggota Polsek Sanggar akan turun lagi ke lokasi tersebut untuk memberhentikan kegiatan ilegal yang menerobos areal wisata di kawasan mata air Tampiro.. 

"Secepatnya kami akan turun dan memberhentikan kegiatan penggalian itu," tegasnya. (RED)

Related

Kabar Rakyat 8966255393409724129

Post a Comment

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

SPONSOR

join

FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO

Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item