Polisi: Kematian Anwar di Losmen Komodo Karena Serangan Jantung



KOTA BIMA - Seorang Purnawirawan TNI,  Anwar (56) warga asal Kelurahan Nungga, Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima yang ditemukan tidak bernyawa di dalam kamar nomor 22 Losmen Komodo. Setelah dilakukan olah TKP oleh Polsek Rasanae Barat, terungkap penyebab kematian Anwar berdasarkan hasil visum karena serangan jantung.


Kapolsek Rasanae Barat Kota Bima AKP Hamzah melalui Kanit Reskrim IPDA Dediansyah, SE menjelaskan, setelah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memeriksa 4 orang saksi dan hasil visum dari RSUD Bima, kematian Anwar akibat serangan jantung. Dan adanya luka di bagian pelipis kanan, akibat benturan saat korban terjatuh di lantai.

“Setelah dilakukan olah TKP serta dari hasil visum bahwa korban murni akibat serangan jantung. Informasi terkait adanya luka di pelapis kanan, akibat dari benturan saat korban jatuh di lantai,” jelasnya, Sabtu, 15 Agustus 2020.

Lanjut Dediansyah, saat olah TKP yang dilakukan pihaknya tidak menemukan adanya obat penambah stamina sebagaimana dugaan publik di kamar nomor 22 Losmen Komodo. Namun yang ditemukan hanya berupa obat generik milik seorang wanita berinisial W.

“Kesimpulan dari olah TKP memastikan tidak adanya obat penambah stamina seperti yang diduga,” ungkap Dediansyah.
Masih dalam kasus ini, Polisi mengamankan dua orang wanita sebagai saksi yakni berinisial WN dan S. Keduanya diamankan sejak usai kematian Anwar dan masih berlangsung sampai dengan Kamis (13/8/2020) malam.

“Keduanya diamankan untuk kepentingan pemeriksaan sebagai saksi. Dan setelah selesai keduanya dipulangkan,” terang dediansyah.

Menurut dari keterangan WN, kata doa, saat itu korban datang hanya bertamu saja ke kamar nomor 22 Losmen Komodo.

"Sekitar setengah jam lamanya antara Anwar dengan WN hanya bercerita saja,” tutup dediansyah. (RED)

Related

Politik dan Hukum 2018924658146214178

Post a Comment

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

SPONSOR

join

FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO

Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item