4 Bulan Usai Wisuda, Akbid Harapan Bunda Belum Terbitkan Ijazah dan STR

 

Mahasiswi di kampus Akbid Harapan Bunda yang diwisuda di tanggal 17 November 2021 lalu. (METROmini/Agus Mawardy)

KOTA BIMA - Mahasiswa di kampus Akademi Kebidanan (Akbid) Harapan Bunda yang terletak di Kelurahan Santi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima di tanggal 17 November 2021 lalu menggelar kegiatan wisuda.

Ada 34 mahasiswa yang diwisuda saat itu. Namun, hingga bulan Februari 2022 saat ini. Ijazah dan Surat Tanda Registrasi (STR) belum juga diterima.

Keluhan ini disampaikan oleh seorang alumni bernama Rabaitul Aulia. Menurutnya, ia dan teman-temannya masuk kuliah di Akbid Harapan Bunda sejak tahun 2018 lalu dan diwisuda bulan November 2021.

"Usai wisuda di tahun lalu. Sampai sekarang kami belum terima ijazah dari pihak kampus," ujarnya, Minggu, 27 Februari 2022.

Kata dia, sudah sering kali ditanyakan soal ijazah ke pihak akademik. Namun, jawabannya tidak ada kepastian. Padahal, dirinya sangat berharap agar ijazah itu segera diberikan.

"Kami tanya ke kampus tentang ijazah ini. Jawabannya selalu minggu depan. Dan sering kali alasan ini yang kami dapat dari pihak akademik," keluhnya.

Menurutnya, tidak hanya ijazah yang diperlukannya. Untuk kebutuhan dunia kerja, pihaknya pun membutuhkan Surat Tanda Register (STR). Dan ditanya soal surat ini, pihak kampus menjawabnya akan diproses setelah pemberian ijazah.

"Kami sangat membutuhkan sekali ijazah itu untuk mengurus STR agar bisa melamar bekerja. Dan soal STR, pihak kampus akan mengurusnya setelah ijazah diberikan," ujarnya.

"Jangankan STR, ijazah saja belum jelas kapan diberikan dan kami harap pihak kampus bisa menyelesaikan segera masalah ini," sambungnya.

Sementara itu, Direktur Akbid Harapan Bunda, Ibu Bety sedang diupayakan untuk dikonfirmasi terkait keluhan ini. (RED)


Related

Politik dan Hukum 4652385791240459324

Post a Comment

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

 



 

 


 


SPONSOR

join

FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO

Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item