Akademisi Nilai Pembagian Handphone Untuk RT Se-Kota Bima, Kebijakan Keliru

Abdul Kadir,Dosen STISIP Mbojo.METEROmini/Dok

KOTA BIMA - Pembagian handphone untuk Ketua RT Se-Kota Bima yang dianggarkan melalui Dana Kelurahan oleh Pemkot, hingga saat ini masih menjadi bahan perbincangan publik.

Pembagian itu juga terus berdinamika, bahkan sudah ada penolakan dari sejumlah RT, pun legislatif, sorotan yang sama datang dari akademisi.

Abdul Kadir menjelaskan, rencana  pembagian handphone yang dianggarkan dari belanja modal tersebut, merupakan kebijakan yang keliru oleh Pemkot Bima.

"Kebijakan politik anggaran yang terkesan keliru dan tentu jauh dari skala prioritas yang dibutuhkan masyarakat," jelasnya Rabu (2/6/2021).

Baca Juga : Unggah Foto Vulgar di FB, Queenbe Jhehe Diamankan Polisi

Meski diakuinya, kebijakan pemberian handphone android itu, bagian dari Visi-Misi Wali Kota Bima dan Wakil Wali Kota Bima, HM Lutfi-Feri Sofian, guna menunaikan janji politiknya pada saat pemilukada 2018 silam.

Tetapi kata Kadir-sapaannya-kebijakan keliru seperti ini mestinya harus dievaluasi secara total dengan mempertimbangkan kepentingan, kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat diera pandemi Covid 19 yang mengancam perekonomian masyarakat. 

"Mestinya sebagai kepala daerah harus membuat trobosan kebijakan politik anggaran yang menjamin peningkatan perekonomian masyarakat. artinya kita bukan tidak setuju memberikan handphone android kepada seluruh ketua  RT. Tetapi yang harus diprioritaskan adalah  peningkatan perekonomian yang berdampak pada kesejahteraan seluruh warga masyarakat,"sentilnya.

Belum lagi jika merujuk dari data Badan Pusat Statistik (BPS) angka  kemiskinan dan pengangguran di Kota Bima terbilang meningkat.  

Nah jika merujuk dari itu, maka  kebijakan Pemkot Bima niliainya, tidak berbanding lurus dengan kenaikan angka pengangguran dan kemiskinan yang mengalami peningkatan tersebut.

"Pak walikota sebagai kepala daerah harus mendorong ekonomi kerakyatan agar lebih maksimal. Misalnya memberikan bantuan dan dorongan kepada pengusaha bakulan atau usaha kecil menengah ditengah masyarakat, lebih besar lagi dan tepat sasaran," saran Dosen STISIP Mbojo Bima ini.

Diujung pernyataannya, mantan aktivis yang dikenal vokal ini, menyebutkan bagi-bagi handphone android bukan tidak dibutuhkan dalam rangka mempermudah akses komunikasi antara atasan bawahan yang berkaitan dengan mempercepat pelayanan terhadap masyarakat. Tetapi ada kebijakan politik anggaran yang lebih bermanfaat bagi masyarakat yang perlu diprioritaskan.(RED)

Related

Kabar Rakyat 6648873835133948908

Post a Comment

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

 


SPONSOR

join

FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO

Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item