Bantuan KIP Dipotong, Kepseknya Gentlement

Kepala SDN 3 Kota Bima, Wuriati, S.Pd. FOTO: Yaman Jaya/METROMINI
KOTA BIMA - Dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang di peruntukan untuk membantu biaya pendidikan siswa miskin atau siswa kurang mampu diduga dipotong Rp50 ribu per siswa. Disinyalir, uang yang diterima per siswa sebesar Rp140.000, dipotong oleh pihak sekolah dan digunakan untuk pembangunan mushola di SDN 3 Kota Bima.

Baca juga: Data Bantuan Fiktif, Muhtar Ancam Copot Lurah

Seorang sumber Metromini yang mengetahui adanya dugaan pemotongan ini mengaku, harusnya sesuai petunjuk penggunaan uang bantuan KIP tersebut, tidak boleh di potong sepersen pun dan dengan dalil apapun.

Mencari kebenaran atas dugaan tersebut. Reporter Metromini mendatangi SDN 3 Kota Bima, di Kelurahan Jatiwangi, Kecamatan Asakota, Kota Bima. Kepala SDN setempat, Wuriati, S.Pd mengaku adanya pemotongan tersebut.

"Memang benar kami sudah memotong dana bantuan tersebut. Tapi pemotongan itu sudah di sepakati bersama dengan wali murid dan komite sekolah pada saat rapat lalu," ujar Wuriati, Kamis, 19 Januari 2017.

Ia pun mengelak kalau bantuan ini atas dasar inisiatif dari pihak sekolah. Menurutnya, pemotongan ini dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama.

“Uang Rp50 ribu per siswa yang dipotong itu untuk kebutuhan sekolah yakni menambah biaya pembangunan mushola di sekolah," pungkasnya, saat di temui di ruangan kerjanya itu.

Dia menambahkan, uang yang di potong itu langsung dipegang oleh bendahara sekolah..

"Saya tak pegang uang KIP. Kalau pun saya dipanggil, saya akan siap bertanggungjawab,” tegas Wuriati. (RED)

Related

Pendidikan 3223909307424681352

Posting Komentar

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

SPONSOR

join

FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO

Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item