Buron Lapas Dompu, Bacok Seorang Pemuda di Monta

Korban pembacokan yang di Dusun Tanjung Baru, Desa Tangga Baru, Selasa, 19 Februari 2019, sekitar pukul 19:00 WITA. METROMINI/Dok
KABUPATEN BIMA - Kasubag Humas Polres Bima IPTU Hanafi menceritakan, terjadi  kasus penganiayaan terhadap korban bernama Buhari (27) yang tinggal di Desa Parado Wane, Kecamatan Parado, Kabupaten Bima. Pelaku yang membacok korbannya bernama Darwis (35) warga asal Dusun Tanjung Baru, Desa Tangga Baru, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima. Kejadian ini berlangsung di RT. 10/05, Dusun Tanjung Baru, Desa Tangga Baru, Selasa, 19 Februari 2019, sekitar pukul 19:00 WITA.

Hanafi menceritakan, awalnya korban yang dalam keadaan mabuk bertengkar dengan ayah kandungnya. Kemudian korban keluar ke gang sambil berteriak dan melontarkan kata-kata yang menantang warga di Dusun Tanjung Baru untuk berkelahi.

"Teriakan korban ini didengar oleh pelaku yang saat itu sedang mandi di tempat pemandian umum. Jaraknya ada sekitar 5 meter dari TKP," ujar Hanafi, Rabu, 20 Februari 2019.

Ia melanjutkan, mendengar teriakan dan kata-kata korban, pelaku merasa tersinggung dan pulang ke rumahnya serta mengambil parang. Pelaku kemudian kembali ke TKP dan melakukan penganiayaan terhadap korban dengan cara mengayunkan parang sekali ke arah korban.

"Ayunan parang pelaku mengenai pinggang korban sebelah kanan," ujarnya.

Saat ini, sambung dia, pelaku melarikan diri dan korban dibawa ke Puskesmas Monta dan telah dirujuk ke RSUD Bima.

"Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka robek pada bagian pinggang sebelah kanan dan korban telah di rujuk ke RSUD Bima. Dan pihak Kepolisian Sektor Monta masih melakukan pencarian  terhadap pelaku," ungkapnya. 

"Dan ternyata, pelaku merupakan Buronan atau DPO dari Lapas Dompu yang berhasil melarikan diri sebelum masa hukumannya berakhir," sambung dia. (RED)

Related

Kabar Rakyat 4278432590583222184

Post a Comment

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

SPONSOR

join

FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO

Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item