Edan!!! Pacar dan Tiga Temannya "Perkosa" Seorang Siswi di Lotim Hingga Tewas

Ilustrasi. GOOGLE/Image
KABUPATEN LOMBOK TIMUR - Seorang pelajar puteri berinisial EB (14) warga Dasan Gerung Barat, Desa Gerung Permai, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur menjadi korban dugaan pemerkosaan yang dilakukan oleh pacar dan tiga orang temannya. Kejadian yang dilakukan ke empat lelaki ini, menyebabkan korban meninggal dunia, Jum'at (29/12/2018) lalu.

"Pacar korban dan ketiga temannya, sebelum memperkosa korban sempat pesta miras di sebuah kebun milik salah seorang warga di Dusun Sukamulia Prainida, Desa Bagik Payung, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur," ungkap Kapolsek Suralaga IPDA Nicolas Usman, dikutip dari www.lombokita.com, Minggu (30/12/2018),

Kapolsek menceritakan, awalnya korban dijemput oleh pacarnya yang berinisial S warga Kecamatan Suralaga pergi menonton kegiatan keagamaan. Namun, korban diajak mendampingi pacarnya yang sedang pesta miras bersama tiga orang temannya yaitu Wan,(34) warga Kabupaten Lombok Tengah, Bul (23) dan Pen (25) yang masing-masing merupakan warga satu Kecamatan dengan pacar korban. 

Kata Kapolsek, setelah mengkonsumsi miras, pacar korban dalam kondisi mabuk menyetubuhi korban di salah satu kebun milik warga di Kecamatan Suralaga. Bahkan pacar korban, setelah menyetubuhi korban menawarkan korban kepada temannya untuk melakukan hal yang sama. Namun, korban menolaknya.
"Berbagai upaya dilakukan oleh teman-teman pacarnya korban ini agar bisa menyetubuhi korban. Sehingga korban diajak pelaku lainnya untuk diantar pulang. Akan tetapi, sampai di tengah jalan korban meloncat dari atas motor, karena diajak ke suatu tempat dan tidak diantar pulang ke rumahnya," ujar Kapolsek.

Akibat meloncat dari motor, sambung Kapolsek, korban mengalami luka di bagian kepalanya. Akhirnya korban tidak sadarkan diri atau pingsan. Kapolsek mengatakan, setelah melihat korban pingsan, pacar korban membopong dan menaikkannya di atas kendaraan dan diapit oleh seorang pelaku lainnya. 

"Mereka membawa korban menuju wilayah Sukarma dan menurunkan korban di salah satu gudang mebel di sana," ungkapnya. 

Sementara itu, kata dia, ternyata di dalam gudang sudah ada pelaku lainnya yaitu Wan dan Bul yang menunggu korban bersama pacar dan seorang temannya itu. Di dalam gudang mebel. para teman pacarnya korban ini diduga langsung menyetubuhi korban secara bergantian saat korban dalam keadaan pingsan.

”Setelah diduga melakukan perbuatan bejatnya ini, para pelaku membawa korban ke Puskesmas. Namun, diduga pula dalam perjalan ke Puskesmas Kalijaga di Kecamatan Aikmel, korban meninggal dunia,” terang Nicolas.

Saat ini, kasus dugaan pemerkosaan terhadap seorang gadis di bawah umur ini sudah diambil alih oleh Polres Lotim untuk diproses lebih lanjut di sana. ,” terangnya.‎

Di Polres Lotim, Kasat Reskrim, AKP. I Made Yogi Purusa Utama, SIK, SE membenarkan kasus dugaan pemerkosaan oknum pelajar oleh pacar dan tiga orang temannya itu. Menurutnya, tiga orang yang diduga pelaku pemerkosaan sudah berhasil ditangkap Tim Buru Sergap Polres Lotim kurang dari 1×24 Jam, Sabtu (29/12/2018). 

"Tiga pelaku yaitu akni Wan (34), Bul (23) dan Pen (25) ditangkap di tempat yang berbeda. Sedangkan pelaku utamanya yang juga pacar korban yang berinisial S masih buron dan diburu petugas," ungkap Kasat, Minggu (30/12/2018).

Diakuinya, ketiga terduga pelaku terlebih dahulu dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha melawan dan berontak saat akan ditangkap petugas. Ketiganya sudah digelandang ke Mapolres Lotim guna diproses hukum dan mempetanggungjawabkan perbuatannya. 

"Setelah tiga pelaku ini ditangkap, masih ada seorang pelaku yang dalam pengejaran. Untuk lebih jelasnya Senin (31/12/2018) besok akan dilakukan konfrensi pers yang dipimpin langsung Kapolres Lotim," jelas Yogi. (RED | WWW.LOMBOKITA.COM)


Related

Politik dan Hukum 8042688336404331715

Post a Comment

Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan tulisan.

emo-but-icon

 


SPONSOR

join

FANSPAGE METROMINI

METROMINI VIDEO

Arsip Blog

Ikuti Tweet Metromini

item